Regulator Perekenomian Indonesia

Translate

Sabtu, 01 April 2017

AKUTANSI KOMPERATIF NEGARA MAJU

Latar Belakang

Akuntansi komparatif Amerika dan Asia membahas akuntansi dari lima Negara, dua di benua Amerika (Meksiko dan Amerika Serikat) serta tiga di benua Asia (Cina, India, dan Jepang). Amerika Serikat dan Jepang memiliki tingkat perkembangan ekonomi yang tinggi, sementara Meksiko, Cina, dan India memiliki peekonomian yang baru muncul. Dibandingkan negara-negara lain, Amerika Serikat merupakan pusat perekonomian terbesar dan rumah bagi perusahaan-perusahaan besar bertaraf multinasional. Jepang menjadi Negara dengan perekonomian tertinggi kedua serta menjadi rumah untuk bisnis-bisnis terbesar dunia. Kedua Negara tersebut merupakan pendiri Komite Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards Committee). Negara-negara ini terpilih pada Akuntansi Komparatif Amerika dan Asia karena Negara Meksiko merupakan bagian dari Amerika Latin. Perbaikan system Free market (pasar bebas) yang terjadi pada tahun 1990-an banyak terdapat di Amerika Latin. Alasan pemilihan terhadap Meksiko karena memiliki bentuk yang hampir serupa dengan akuntansi di Negara Amerika Latin lainnya.

Adapun alasan pemilihan terhadap Cina mungkin sudah dapat dipastikan Negara dengan populasi terbesar di dunia. Perusahaan di seluruh dunia saling bersaing untuk berbisnis di Negara tersebut, Meksiko dan India merupakan Negara kapitalis akan tetapi dengan tekanan pemerintah pusat serta kepemilikan pemerintah terhadap industri-industri penting. Secara sejarah, perekonomian kedua Negara tersebut cenderung tertutup kecenderungan tersebut mulai berubah, karena pemerintah kedua Negara tersebut telah memprivatisasi industry mereka dan membuka diri terhadap ekonomi global. Mungkin alasan-alasan tersebut sehingga lima Negara tersebut terpilih menjadi sistem keuangan nasional.


Akuntansi Komparatif: Amerika dan Asia

Amerika serikat
Akuntansi di Amerika serikat diatur oleh badan sector khusus Dewan Standar Akuntansi Keuangan (Financial Accounting Standard Board-FASB), akan tetapi yang menjadi penyokong kewenangan terhadap standarisasi mereka adalah agensi kepemerintahan komisi keamanan dan kurs (Securities and Exchange Commission-SEC).

SEC memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standar akuntansi dan laporan kepada perusahaan pubik akan tetapi bergantung pada sektor swasta dalam penerapan standarisasi tersebut. Hal ini bekerja dengan FABS dan bersifat menekan saat FABS dinilai bergerak terlalu lambat atau menyimpang. Jika hal tersebut terjadi, SEC telah menunda atau menolak keputusannya sendiri atau telah memaksakan persyaratannya sendiri.

Prinsip akuntansi yang berlaku (generally accepted accounting principles-GAAP) terdiri atas seluruh standar akuntansi keuangan, peraturan, dan regulasi yang harus dipatuhi dalam mempersiapkan laporan keuangan. Kepatuhan GAAP adalah menguji untuk menampilkan laporan keuangan secra jujur. Tipe laporan keuangan tahunan pada perusahaan besar di AS memiliki beberapa komponen di bawah ini:
1.   Laporan manajemen
2.   Laporan auditor independen
3.  Laporan keuangan primer (laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, laba  rugi komprehensif, perubahan ekuitas pemegang saham)
4.   Diskusi manajemen dan analisis hasil operasional dan kondisi keuangan
5. Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan
6.   Catatan atas laporan keuangan
7.   Perbandingan data keuangan selama lima atau sepuluh tahun
8.   Data triwulan terpilih

Meksiko
Meksiko memiliki free-market ekonomi yang besar diantaranya perushaan milik pemerintah atau yang dikontrol perusahaan menguasai industri perminyakan dan sarana umum, sedangkan perusahaan swasta mendominasi pabrik, konstruksi, tambang, hiburan, serta industri pelayanan.

Dengan banyaknya perusahaan yang dikontrol oleh perseorangan, perusahaan meksiko biasanya menjaga informasi dan merahasiakan laporan keuangan mereka. Hal ini juga kini telah berubah. Penjelasan praktik dari akuntansi meksiko terus dipengaruhi oleh eksektasi pasar AS. Meksiko berkomitmen untuk bekerja sama dengan IFRS. Sekarang Meksiko merunut pada IASB sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan akunatansi yang muncul, terutama dalam kasus dimana tidak tercantum dalam standarisasi Meksiko.

Tahun fiskal perusahaan di Meksiko harus bersamaan dengan kalender tahunan. Perbandingan laporan keuangan gabungan yang harus disiapkan antara lain:
1.   Neraca
2.   Laporan laba rugi
3.   Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
4.   Laporan perubahan psisi keuangan
5.   Catatan

Jepang

Pembukuan dan laporan keuangan Jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestik dan internasional. Dua agensi permerintah yang terpisah memiliki tanggung jawab regulasi akuntansi, dan terdapat pengaruh yang lebih jauh lagi dari undang-undang pajak penghasilan perusahaan jepang.

Perintah nasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi jepang. Regulasi akuntansi berdasarkan pada tiga badan hukum: undang-undang perusahaan (company law), undang-undang pertukaran dan sekuritas (securities and exchange law), dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan (corporate income tax law).
Perusahaan yang bergabung di bawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenag untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham, yang isinya antara lain:
1.   Neraca
2.   Laporan laba rugi
3.   Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham
4.   Laporan bisnis
5.   Jadwal terkait

Cina

Karakteristik dasar akuntansi Cina dimulai sejak pembentukan RRC pada tahun 1949. Cina menerapkan program ekonomi yang sangat terpusat. Negara mengendalikan kepemilikan, hak guna, dan distribusi untuk semua sarana produksi, dan memberlakukan pelaksanaan dan pengendalian ekonomi yang disiplin. Produksi menjadi prioritas utama perusahaan milik negara. Mereka menjual dan member harga yang ditentukan oleh otoritas program negara, dan penetapan biaya keuangan dan produk mereka diatur oleh departemen keuangan negara. Berdasarkan sistem ini, tujuan akuntansi adalah memenuhi kebutuhan negara untuk program dan pengendalian ekonomi. Susunan persamaan standar akuntansi telah dikembangkan supaya menyatukan informasi ke dalam perencanaan ekonomi nasional.

Undang-undang akuntansi, terakhir kali diubah pada tahun 2000, mencakup semua perusahaan dan organisasi, termasuk semua yang tidak dipegang atau diatur oleh negara. Hal ini menguraikan prinsip umum akuntansi dan menjelaskan peran pemerintah dan berbagai hal yang dibutuhkan dalam prosedur akuntansi. The state council/dewan pemerintah juga mengeluarkan Aturan Pelaporan dan Akuntansi Keuangan Perusahaan (Financial Accounting and Reporting Rules for Enterprises-FARR). Semua peraturan ini fokus pada pembukuan, persiapan laporan keuangan, praktik pelaporan, dan akuntansi keuangan lainnya dari berbagai hal tentang pelaporan. Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender tahunan. Laporan keuangan terdiri atas:
1.   Neraca
2.   Laporan laba rugi
3.   Laporan arus kas
4.   Laporan perubahan ekuitas
5.   Catatan

India
Pengaruh bangsa Inggris meluas pada akuntansi: pelaporan keuangan ditujukan pada saat presentasi wajar dan ada profesi akuntansi independen yang mengatur standar akuntansi dan proses audit. Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di India adalah lembaga hukum dan profesi akuntansi. The Institute of Chartered Accountants of India mengatur izin profesi akuntansi dan bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi dan profesi audit.
Laporan keuangan terdiri atas neraca dua tahun, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan kebijakan akuntansi dan catatan. Perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan laporan intinya saja, akan tetapi bagi perusahaan yang terdaftar harus menyiakan laporan gabungan dan laporan inti.








SUMBER :

http://astrisridayanti.blogspot.co.id/2015/04/akuntansi-internasional-akuntansi.html
http://adhiesuseno.blogspot.co.id/2016/03/akuntansi-komparatif-amerika-asia.html


Senin, 06 Maret 2017

SEJARAH AKUNTANSI INTERNASIONAL DAN PENTINGNYA MASALAH AKKUNTANSI INTERNASIONAL



A.    Pendahuluan
Saat  ini,  ketika  dunia  bisnis  dapat  dikatakan  hampir  tanpa  batas negara karena   globalisasi, sumber   daya   produksi   (misal   uang)   yang   dimiliki   oleh seorang  investor  di  satu  negara tertentu dapat dipindahkan dengan mudah dan cepat ke negara Satu dengan yan lainnya misalnya melalui mekanisme bursa saham. Hal ini dibuktikan  dengan hasil  survey  yang  dilakukan oleh  Deloitt e Touche  Tohmatsu Internasional  pada  tahun  1992  terhadap  400  perusahaan  skala  menengah  di  dua puluh negara  maju  yang  melakukan  bisnis  di  pasar  internasional  (Iqbal, et  al. 1997 :5). Globalisasi   membawa   implikasi   bahwa   hal-hal   yang   dahulunya merupakan  ke wenangan  dan  tangungjawab  tiap  negara  akan  dipengaruhi  oleh dunia  internasional.
Demikian  pula  dengan  pelaporan  keuangan  dan  standar akuntansi  suatu  negara  (Sadjiarto,  1999). Tentu  saja hal  ini akan menimbulkan suatu masalah ketika standar akuntansi yang dipakai di negara tersebut berbeda dengan  standar  akuntansi  yang  dipakai  di  negara  lain.  Investor  dan  kreditor serta  calon  investor  dan  calon  kreditor  akan  menemui  banyak  kesulitan  dalam memahami  laporan  keuangan  yang  disajikan  dengan  standar  yang  berbeda-beda, sehingga   hal   ini   menyebabkan   laporan   keuangan   yang   dibuat   oleh perusahaan di suatu negara tidak akan dapat diterima di negara lain,  khususnya untuk perusahaan yang multinasional. Untuk  mencegah munculnya permasalahan- permasalahan yang diakibatkan  adanya perbedaan  dalam  standar  akuntansi  yang  digunakan  oleh berbagai negara, Dewan Komite Standar Akuntansi Internasional (Board of IASC) yang  didirikan  pada  tahun  1973  mengeluarkan  standar  akuntansi  internasional (IAS).  Keluarnya  IAS  tersebut  diikuti  dengan  beberapa  intepretasi  tentang  IAS dalam bentuk SIC (Standing Intepretation Committee).
Dalam kaitannya dengan standar internasional, terdapat beberapa macam langkah  yang  dilakukan  oleh  banyak  negara  sehubungan  dengan  perbedaan dengan  standar  yang  mereka  buat  sebelumnya.  Secara  garis  besar  langkah-langkah  yang  dapat  diambil  tersebut  dapat  dibagi  menjadi  harmonisasi  dan konvergensi. Banyak    hambatan    yang    harus    dilalui    untuk    bisa    melalui    tahap harmonisasi  ke  konvergensi  standar  akuntansi  internasional, dan  juga  kritikan terhadap  standar  akuntansi  internasional karena  adanya  perbedaan-perbedaan serta  karakteristik  dari  standar  akuntansi  suatu negara,  namun  dilain  pihak harmonisasi  dan  konvergensi  terhadap  standar  akuntansi  internasional  juga akan membawa banyak manfaat terutama untuk perusahaan multinasional.

B.     Pembahasan
1.      Sejarah Perkembangan Akuntansi Internasional
Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia mulai dapat menghiutng dan membuat suatu catatan, dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun. Pada abad ke-15, terjadilah perkmebangan dan perluasan perdangan oleh pedagang-pedagang Venesia. Perkembangan dan perluasan perdagangan ini menyebabkan diperlukannya  suatu sistem pencatatan yang lebih baik  sehingga dengan demikian akuntansi mulai berkembang.
         Perkembangan akuntansi bermula dari Luca Paciola pada tahun 1494, ahli matematika yang mengarang sebuah buk berjudul Summa de Aritmatica, Geometrica, proportioni et Propotionalita. Dalam salah satu bab yang berjudul Tractatus de computies et scriptoris, ia meperkenalkan dan mengajarkan siste pembukuan berasangan yang disebut dengan sistem kontinental. Sistem ini diperkenalkan oleh oleh Luca Pacio;i bersama Leonardo da Vinci, dan sudah dipakai untuk melakukan pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debit dan kredit secara seimbang dan menghasilkan pembukuan yang sistematis erta laporan keuangan yang terpadu. Dengan ,enggunakan sistem ini perusahaan mendapatkan gambara tentang laba rugi usaha, kekayaan perusahaan, serta hak pemilik.
         Pertengahan abad ke-18, terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula perkembangan akuntansi. Pada waktu itu, para manajer publik, misalnya ingin mengetahui biaya produksinya. Dengan mengetahui berapa besar biaya produksi, mereka dapat megawasib efektivitas proses produksi dan menetapkan harga jila. Sejalan dengan itu, berkembanglah akuntansi dalam bidang khusus, yaitu akuntansi biaya yang memfokuskan diri dari pad pencatatan biaya prosuksi dan penyediaan informasi bagi manajemen.
         Revolusi industri mengakibatkan perkembangan akuntansi semakin pesat sehingga menyebar sampai ke Benua Amerika, khususnya di Amerika Serikat dan melahirkan sistem Anglo Saxon.

2.      Perkembangan Akuntansi di Indonesia
         Indonesia awalnya menganut sistem akuntansi kontinental, seperti yang dipakai oleh pemerintah Hindia Belanda. Sistem ini disebut dengan tata buku yang menyangkut kegiatan-kegiatan bersifat konstruktif, seperti proses pencatatan, peringkasan, penggolongan dan aktivitas lain dengan tujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan data. Maka, dapat disimpulkan bahwa pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya tata buku mulai ditinggalkan orang.
         Di Indonesia, baik perusahaan atau perseorangan semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia disebabkan adanya penanaman modal asing. Sebagian besar penanaman modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat. Penyebab lainnya karena sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan perkembanga akuntansi menyelasaikan pendidikannya di Amerika, kemudian menerapkan ilmunya di Indonesia.
3.      Masalah-masalah di dalam Akuntansi Internasional
Ada beberapa masalah penting yang perlu dihadapi oleh suatu negara di dalam akuntansi internasional, di antaranya:

a)      Pertumbuhan dan Penyebaran Operasi multinasional
Bisnis Internasional secara tradisional terkait dengan perdagangan luar negeri. Kegiatan yang berakar dari masa lampau ini akan terus berlanjut tanpa terputus. Ketika di masa lalu perdagangan jasa biasanya kalah penting, jika dibandingkan dengan perdagangan barang. Saat ini perdagangan jasa mendapatkan keuntungan yang lebih signifikan dan berkembang dengan tingkat yang lebih cepat daripada perdagangan barang.
Isu akuntansi yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Saat ini, bisnis internasional semakin berhubungan dengan investasi asing langsung yang meliputi pendirian sistem manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya, usaha patungan atau aliansi strategis. Operasi yang dilaksanakan di luar negeri membuat manajer keuangan dan akuntan menghadapi resiko berupa semua jenis masalah yang tidak mereka hadapi ketika operasi perusahaan dilaksanakan di dalam wilayah satu Negara.

b)      Inovasi Keuangan
Perusahaan harus mampu menghadapi risiko bisnis yang akan mereka terima, oleh karena itu dewasa ini perusahaan terus melakukan inovasi-inovasi khususnya untuk keuangan agar tidak menderita kerugian ekonomis dalam menghadapi risiko bisnis. Untuk itu perusahaan harus memiliki tindakan preventifyaitu sistem manajemen risiko yang baik, dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, kerentanan dalam harga komoditas, valuta asing, kredit dan ekuitas yang sering terjadi dewasa ini. Perputaran naik turunnya harga ini memang tidak serta merta langsung berdampak pada proses pelaporan internal, tetapi menghadapkan perusahaan pada risiko menderita kerugian ekonomis. Hal ini memacu tujuan aktivitas perusahaan dalam mengidentifikasi risiko yang mereka hadapi berasal dari kerentanan tersebut, memutuskan risiko mana yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan.

Pertumbuhan jasa manajemen risiko yang cepat memungkinkan perusahaan dapat mempertinggi nilai perusahaan dengan mengatur manajemen risikonya. Investor dan pemegang saham perusahaan lainnya mengharapkan manajer keuangan untuk mengidentifikasi dan aktif mengelola eksposur tersebut. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain. Mereka yang memiliki kemampuan manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar.

c)      Kompetisi Global
Sebagaimana kita tahu bahwa kompetisi bisnis saat ini sudah bersifat global maka batas antar negara sudah tidak lagi ada batas antar negara, fenomena ini membuat peran akuntansi internasional menjadi semakin penting. Penentuan acuan (benchmarking), suatu tidakan untuk membandingkan kinerja satu pihak dengan suatu standar yang memadai, bukanlah hal yang baru. Hal yang baru adalah standar perbandingan yang kini melampaui batas-batas nasional, sehingga perusahaan dari negara lain dapat masuk untuk berkompetisi bisnis di Indonesia. Sehingga pertanyaan yang relevan kini adalah “Apakah saya menambah lebih banyak nilai kepada pelanggan utama saya dibandingkan dengan rekan saya yang berada di negara lain?” bukan lagi “Bagaimana dengan pekerjaan yang saya lakukan bila dibandingkan dengan para pesaing yang bertindak benar di wilayah lain?”.

Namun dalam penentuan acuan terhadap pesaing internasional harus berhati-hati untuk memastikan bahwa perbandingan yang dilakukan memang benar-benar dapat dibandingkan. Sebagai contoh alat ukur kinerja yang sering digunakan adalah pengukuran ROE (Return on equity-ROE).
C.    Kesimpulan
Dari pembahasan-pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa perkembangan akuntansi internasional dari masa ke masa mengalami pertumbuhan yang begitu pesat bahkan sampai saat ini pun akuntansi internaional masih dalam kajian setiap negara. Kajian tersebut menyangkut begitu pentingnya masalah akuntansi internasional yang dihadapi setiap negara untuk diselaraskan dengan fenomena dunia bisinis saat ini.

Referensi:
 http://www.slideshare.net/naufal262/akuntansi-internasional
 http://download.portalgaruda.org/article.php?article=115869&val=5275
Permana, Leni. 2009. Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan
        

  

Jumat, 29 April 2016

BUSSINESS ENGLISH TASK 2 & 3

Exersice 6 : Simple Present and Present Progressive
 Question :
1. Something  ____ (smell) very good.
2. We ____ (eat) dinner at seven o’clock tonight.
3. He ____  (practice) the piano every day.
4. They ___ (drive) to school tomorrow.
5. I ___ (believe) you.
6. Maria ___ (have) a cold.
7. Jorge ___ (swim) right now.
8. John ___ (hate) smoke
9. Jill always ___ (get) up at 6:00 A.M
10. Jerry ___ (mow) the lawn now.

 Answers  :
1. Something smells very good.
2. We are eating dinner at seven o'clock tonight.
3. He practices the piano every day.
4. They are driving to school tomorrow.
5. I believe you.
6. Maria has a cold.
7. Jorge is swimming right now.
8. John hates smoke.
9. Jill always gets up at 6:00 A.M.
10. Jerry is mowing the lawn now.

Exersice 7 : Simple Past Tense and Past Progressive
Question :
1. Gene ___ (eat) dinner when his friend called.
2. While Maria was cleaning the apartment, her husband ___ (sleep).
3. At three o’clock this morning, Eleanor ___ (study).
4. When Mark arrived, the Johnsons ___ (have) dinner, but they stopped in order to talk to him.
5. John ___ (go) to France last year.
6. When the teacher ___ (enter) the room, the students were talking.
7. While Joan was writing the report, Henry ___ (look) for more information.
8. We ___ (see) this movie last night.
9. At one time, Mr. Roberts ___ (own) this building.
10. Jose ___ (write) a letter to his family when his pencil ___ (break).

Answers :
1. Gene was eating dinner when his friend called.
2. While Maria was cleaning the apartment, her husband was sleeping.
3. At three o'clock this morning, Eleanor was studying.
4. When Mark arrived, the Johnsons was having dinner, but they stopped in order to talk to him.
5. John went to France last year.
6. When the teacher entered the room, the students were talking.
7. While Joan was writing the report, Henry was looking for more information.
8. We saw the movie last night.
9. At one time, Mr. Roberts owned the building.
10. Jose was writing a letter to his family when his pencil broke.

Exersice 8 : Present Perfect and Simple Past
Question :
1. John ___ (write) his report last night.
2. Bob ___ (see) this movie before.
3. Jorge ___ (read) the newspaper already.
4. Mr. Johnson ___ (work) in the same place for thirty-five years, and he is not planning to retire yet.
5. We ___ (begin; negative) to study for the test yet.
6. George ___ (go) to the store at ten o'clock this morning.
7. Joan ___ (travel)  around the world.
8. Betty ___ (write) a letter last night.
9. Guillermo ___ (call) his employer last night.
10. We ___ (see; negative) this movie yet.

Answers :
1. John wrote his report last night.
2. Bob has seen this movie before.
3. Jorge has already read the newspaper.
4. Mr. Johnson has worked in the same place for thirty-five years, and he is not planning to retire yet.
5. We haven't begun to study for the test yet.
6. George has gone to the store at ten o'clock this morning.
7. Joan has traveled around the world.
8. Betty wrote a letter last night.
9. Guillermo called his employer yesterday.
10. We haven't seen this movie yet.

Jumat, 01 April 2016

BAHASA INGGRIS TUGAS 1



                               GRIEF AND HAPPINESS TO BE ACCOUNTANT STUDENT

I want to story about my way to be accountant student. before to next story, let me introduce my self my name's M. Maqi Zaenal Fuad you can call me maki. i come from Sukabumi. Now, i live at Depok City. I'm student from Gunadarma University, accounting major. After introduce, i will story abot grief and happines to be accountant student. Certainly, you ask a question? whats grief and happines to be accountant student?
Being a student of accounting major you will be face with the reality of life. Why? Because accounting is very closely with daily economy. In fact we never see the real money, we only calculate the transactions which the money is main of the object. Sounds annoying, right.  And I feel it every time I learn new thing in this major. But it is not the bad thing because accounting student have a chance to correcting every mistake of financial statements. And I learn accounting software such as, MYOB or ZAHIR. I never know them before. And I am so happy cause I think accounting is only count with journal and general ledger but there is so many laboratory in it.