Regulator Perekenomian Indonesia

Translate

Jumat, 20 November 2015

TUGAS 3



3. Metode Ilmiah

Metode ilmiah merupakan prosedur atau cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur, sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah sesuatu keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis. Jadi, bila kita menjabarkan lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Cara untuk memperoleh pengetahuan atau kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan-pertimbangan yang logis (McCleary, 1998). Ilmu pengetahuan seringkali berhubungan dengan fakta, maka cara mendapatkannya, jawaban-jawaban dari semua pertanyaan yang ada pun harus secara sistematis berdasarkan fakta-fakta yang ada.

Hubungan antara penelitian dan metode ilmiah adalah sangat erat atau bahkan tak terpisahkan satu dengan lainnya. Intinya bahwa metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Dengan adanya metode ilmiah ini pertanyaan-pertanyaan dasar dalam mencari kebenaran seperti apakah yang dimaksud, apakah benar demikian, mengapa begini/begitu, seberapa jauh, bagaimana hal tersebut terjadi dan sebagainya, akan lebih mudah terjawab.           

Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek investigasi. Dalam proses karakterisasi, ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti. Selain itu, proses ini juga dapat melibatkan proses penentuan (definisi) dan pengamatan-pengamatan yang dimaksud seringkali memerlukan pengukuran dan perhitungan yang cermat. Proses pengukuran dapat dilakukan terhadap objek yang tidak dapat diakses atau dimanipulasi seperti bintang atau populasi manusia. Hasil pengukuran secara ilmiah biasanya ditabulasikan dalam table. Digambarkan dalam bentuk grafik atau dipetakan dan diproses dengan penghitungan statistika seperti korelasi dan regresi.Umumnya terdapat empat karakteristik penelitian ilmiah :

1.Sistematik. Berarti suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar, dari yang mudah dan sederhana sampai yang kompleks.
2.Logis. Suatu penelitian dikatakan benar bila dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik.      
3.Empirik. Artinya suatu penelitian yang didasarkan pada pengalaman sehari-hari, yang ditemukan atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai hasil penelitian. Landasan empirik ada tiga yaitu :
a)Hal-hal empirik selalu memiliki persamaan dan perbedaan (ada penggolongan atau perbandingan satu sama lain).
b)Hal-hal empirik selalu berubah-ubah sesuai dengan waktu.
c)Hal-hal empirik tidak bisa secara kebetulan,melainkan ada penyebabnya.
4.Replikatif. Artinya suatu penelitian yang pernah dilakukan harus di uji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama bila dilakukan dengan metode, kriteria, dan kondisi yang sama. Agar bersifat replikatif, penyusunan definisi operasional variable menjadi langkah penting bagi seorang peneliti.

4. Manfaat Dari Mempelajari Metode Ilmiah
         Dengan adanya metode ilmiah akan menghasilkan penemuan-penemuan yang berkualitas tinggi dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan manusia. Beberapa kegunaan metode ilmiah dalam kehidupan manusia antara lain :
1. Membantu memecahkan permasalahan dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan.
2. Menguji hasil penelitian orang lain sehingga diperoleh kebenaran yang objektif.
3. Memecahkan atau menemukan jawaban rahasia alam yang sebelumnya masih teka teki.

5. Sintesis
       Sintesis diartikan sebagai komposisi atau kombinasi bagian-bagian atau elemen-elemen yang membentuk satu kesatuan. Selain itu, sintesis juga diartikan sebagai kombinasi konsep yang berlainan menjadi satu secara koheren, dan penalaran induktif atau kombinasi dialektika dari tesis dan antitesis untuk memperoleh kebenaran yang lebih tinggi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) sintesis diartikan sebagai “paduan berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras atau penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus.” Pengertian ini sejalan dengan pendapat Kattsoff (1986) yang menyatakan bahwa maksud sintesis yang utama adalah mengumpulkan semua pengetahuan yang dapat diperoleh untuk menyusun suatu pandangan dunia.     Dalam perspektif lain “sintesis” merupakan kemampuan seseorang dalam mengaitkan dan menyatakan berbagai elemen dan unsur pengetahuan yang ada sehingga terbentuk pola baru yang lebih menyeluruh. Kata kerja operasional yang dapat digunakan adalah mengategorikan, mengombinasikan, menyusun, mengarang, menciptakan, mendesain, menjelaskan, mengubah, mengorganisasi, merencanakan, menyusun kembali, menghubungkan, merevisi, menyimpulkan, menceritakan, menuliskan, mengatur.. Metode Sintesis Melakukan penggabungan semua pengetahuan yang diperoleh untuk menyusun satu pandangan dunia.
Beberapa contoh dari pernyataan Sintetis adalah :
1. Langit itu biru.
2. Budi adalah pria yang menyebalkan
3. Anjing itu galak
4. Jerapah memiliki empat kaki

       Sedangkan sintesis dalam penulisan karya ilmiah pada dasarnya adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.
Ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya (Utorodewo dkk, 2004: 97):
1. Penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya
2. Bersikap kritis atas sumber yang dibacanya
3. Sudut pandang penulis harus tajam
4. Penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya, dan
5. Penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya.

Sumber:
http://makalahsekolah.com/2015/05/14/karya-ilmiah-tentang-kebakaran-hutan/
https://haririyanto.wordpress.com/2015/05/30/softskill-bahasa-indonesia-3/
http://octaviangerysantoso.blogspot.co.id/2015/05/tugas-softskil-b-indonesia-2-penyusunan.html





Tugas 2



Cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara menerapkan ekonomi berbasis pengetahuan dimana tidak hanya pemerintah yang mampu mengaplikasikannya namun juga termasuk masyarakat mampu menungkatkan pertumbuhan ekonomi. Dilanjutkan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dimana setiap daerah atau kota mempunyai daya saing sehingga dalam pendapatan daerah dinegara china sangat efisiensi khususnya didaeerah yang notabenenya adalah ibu kota atau kota.
            kota besar tidak hanya itu disisi lain di kota kecildi negara china juga dalam proses mengikuti menyumbangkan PDRB yang ada. Dimana dimulai dari pembangunan industri dan juga keterbukaan terhadap investasi dan melakukan pembangunan skala nasional dalam hal ini didalam konteks internal china mampu meratakan setiap ekonomi dimasing masing daerah serta mampu mengurangi ketimpangan ekonomi dalam setiap aktivitas ekonomi. Dalam kontek luar china mampu melakukan banyak investasi melalui produk. produk yang mereka jual dimana produk tersebut mampu menembus pasar dunia bahkan hampir mengalahkan produk
            produk yang sudah ada di pasar dunia dan yang menggemparkan dunia ialah investasi besar terhadap minyak di afrika dimana minyak afrika yang masih belum tersentuh dan masih belum di eksploitasi oleh manusia dan ternyata sudah diketahui oleh china itu sendiri. China melakukan pendekatan secara emosional terhadap afrika dimana dengan melakukan bantuan kepada rakyat miskin afrika. Lalu memberikan opsi atau pilihan pendapat tentang politik yang terbaik kepada pemerintah afrika hal inilah yang menyebabkan opini buruk dikalangan negara uni eropa dimana china dituding melakukan imperialisasi terhadap negara afrika namun hal ini semuanya telah diluruskan oleh pemerintah afrika itu sendiri sehingga menjadi hal yang positf bagi kalangan pemerintah china dengan memberikan hal yang positif terhadap negara afrika itu sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi berbasis pengetehuan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dikarenakan pengaruh pada ekonomi berbasis pengetahuan ini melibatkan pada keseluruhan aspek. Seperti pada teknologi dan pengembangan kualitas sumber daya manusia. Ekonomi berbasis pengetahuan mampu bersaing dengan era globalisasi dengan kapasitas penduduk yang mungkin sesuai dengan harapan pemerintah china serta baik dalm segi ekonomi dan informasi yang terus bergerak melintasi negara dunia. China yang kini merupakan pusat sentral asia dan sekarang hampir mnguasai sebagian besar eropa merupakan sebuah negara yang mampu memeberikan
            efek dan juga keuntungan bagi negara yang brioritasnya sama dengan ekonomi china, china mulai menyatukan sumber ekonomi dengan kekuatan militer dan peran politisnya pada akhir tahun 1980an, jika pertumbuhan ekonominya terus berlanjut proses konversi ini akan memberikan kemajuan yang sangat penting, selama tahun 1980an militer china mengalami kemunduran, namun antara pertengahan tahun pengeluaran biaya militer china mengalami kenaikan dua kali lipat dan naik pendapatannya, diera sekarang dalam skenario besar china bertujuan untuk menembus semua pasar dunia agar mendapatkan keuntungan ekonomi demi menggerakkan roda perekonomian dan menjamin atas nasional securty yang terkait dengan kebutuhan keamanan. China sebagai negara yang memiliki industri yang kuat memang sangat berkepentingan dengan nilai tukar uang dengan demikian china mampu mengekspor produk industrinya dengan biaya murah bahkan dampak dari kebijakan moneter ini mampu membuat harga menjadi jauh lebih murah dikarenakan produk produk china kebanyakan meniru barang atau produk hampir sama dengan produk yang ada di pasaran dengan tingkat kualitas yang hampir idak jauh dengan kata buruk, namun kebanyakan daripada konsumen tidak peduli dengan kualitas mereka lebih mementingkan kuantitas yang lebih terjangkau sehingga tak hayal produk produk china laku di pasaran.
            Di era pengetahuan ini potensi sumber daya alam yang dimiliki sebuah negara tidak menjamin sebuah negara mampu mengembangkan dan menumbuhkan ekonomi secara berkelanjutan, dalam hal ini banyak negara.
            Negara maju yang juga menerapkan ekonomi berbasis pengetahuan khususnya negara china dimana china mampu menerapkan ekonomi berbasis pengetahuan dan bisa dinyatakan berhasil dan mampu menumbuhkan pertumbuhan ekonominya dengan baik ,jika dibandingkan dengan negara yang mengikuti basis ekonomi berbasis pengetahuan. China dalam tingkat perkembangannya yang tak lain dengan menerapkan konsep ekonomi berbasis pengetahuan bisa dibilang sukses dengan melihat tingkat pertumbuhan ekonomi yang setiap tahunnya semakin menunjukkan hasil positif dimana dengan pertumbuhan sebanyak 10% pertumbuhannya Pada tahun 1980an dimana china masih mengalami dilema politik kenegaraan dengan menganut aliran sosialisme yang masih tidak bisa berkembang dengan baik namun ketika pergantian pemimpin sekaligus perubaran aliran dimana aliran yang dianut ialah kapitalisme maka menunjukkan perubahan drastis

Analasis:

kalimat di atas termasuk kalimat  Induktif 

Alasannya

Diawali dengan penjelasan-penjelasan khusus: pada kalimat di atas terdapat penjelasan yang khusus mengenai ketidak menjaminan sebuah negara yang memiliki potensi sumber daya alam dapat menumbuhkan perekonomian secara berkelanjutan.

Kesimpulan yang merupakan kalimat utama terdapat di akhir paragraf: pada akhir kalimat ini terdapat kalimat utama dari penjelasan-penjelasan di atas yaitu perubahan dan pertumbuhan ekonomi dihasilkan dari pergantian pemimpin